Buku ke-16 dari serial Bumi. Seperti novel-novel Tere Liye yang lain, tidak butuh lama untuk menyelesaikan novel setebal 366 halaman ini. Hanya butuh waktu 3 hari tok. Sebenarnya bisa dipres lagi menjadi 2 hari. Soalnya mulai bacanya pas malam.
Melanjutkan petualangan di Klan Matahari Minor. Di akhir pertarungan, kelompok Seli melawan musuh terbesarnya, Bunga Matahari Hitam yang mengendalikan Tazk. Seli yang menjadi protagonis utama dihadapkan pada dua pilihan yang sama beratnya. Membunuh Ily, pemuda yang disukai ataukah Tazk, Ayahnya Raib. Dan Seli memutuskan untuk membunuh Tazk. Di novel sebelumnya kita tidak diberitahu alasan mengapa Seli memilih untuk membunuh ayah sahabatnya. Dan di novel ini memberikan jawabannya.
Satu-satunya cara untuk bisa menghabisi Bunga Matahari Hitam adalah dengan cara membunuh Tazk. Informasi itu diberitahukan oleh Tazk sendiri yang masuk melalui mimpi. Awalnya Seli tidak ingin membunuh Tazk, dia ingin membunuh Ily saja. Karena Tazk adalah ayahnya Raib, tidak mungkin Seli membunuh ayah sahabatnya. Namun Tazk memaksa Seli. Sebab tidak ada cara lain lagi kecuali membunuh Tazk. Karena memang Tazk lah yang sebenarnya pengguna Bunga Matahari Hitam, bukan Ily. Karena tidak ada cara lain lagi maka Seli setuju dengan permintaan Tazk. Namun Tazk meminta Seli untuk tidak memberitahukan alasannya membunuh Tazk kepada Raib. Tazk takut Raib akan membencinya. Dan inilah yang menjadi sumber masalah yang membuat Raib ngambek kepada Seli.
Seli tetap tutup mulut, tidak mau memberitahukan alasannya membunuh Tazk kepada Raib. Sama-sama tidak mau ngomong jadi akhirnya persahabatan mereka menjadi renggang. Nasib Raib makin parah. Sudah kehilangan ayahnya yang dibunuh oleh temannya sendiri ditambah si Putih juga Balik lagi sama N-ou. Makin sengsara nasib Raib. Seli juga tidak kalah parah nasibnya. Persahabatannya dengan Raib menjadi renggang. Dan parahnya, Seli berada diantara hidup dan mati setelah menggunakan Teknik Masa Depan.
Tidak ada yang bisa menyembuhkan Seli kecuali Raib dengan teknik penyembuhan super miliknya. Namun Raib tidak mau karena Raib masih membenci Seli. Sampai Mamanya pun membujuk Raib untuk menyembuhkan Seli, tetap saja Raib tidak mau. Raib masih membenci Seli. Daaan… datanglah Ali.
Ali kembali dari SagaraS. Ali bukannya tidak mengetahui semua peristiwa yang terjadi selama dia di SagaraS. Apa-apa yang dialamai Seli dan Raib, Ali juga tahu lewat mata-matanya, ALI.
ALI adalah benda kecil super yang berbentuk seperti kelereng buatan Ali. Tidak berwarna, tidak terlihat. Lewat ALI inilah semua informasi dikirim ke Ali yang ada di SagaraS. Jadi apa yang dialami Seli dan Raib, Ali juga tahu. Termasuk pertengkaran mereka, Ali juga tahu.
Setelah keluar dari SagaraS, Ali langsung menjemput April. Tokoh baru yang ternyata memiliki kekuatan minor. April tidak memiliki kemampuan bertarung. Namun April mampu membuat orang menuruti semua kata-katanya. Mirip hipnotis gitu lah. Setelah menjemput April, Ali langsung pergi menjemput Raib dan membawanya ke rumah Seli. Raib yang masih benci dengan Seli, ingin pergi. Namun April mencegahnya. April meminta waktunya sebentar saja. April ternyata memiliki kekuatan minor lain: Teknik Serbuk Kenangan. Lewat Teknik Serbuk Kenangan inilah April mentransfer memori Seli ke Raib. Dan akhirnya Raib tahu alasan Seli membunuh Tazk tanpa Seli memberitahu. Dan setelahnya bisa ditebak. Seli dan Raib baikan. Kejadian ngambek sampai rekonsiliasi antara Seli dan Raib mengambil cukup banyak bagain novel. Setengah novel lebih khusus menceritakan peristiwa ini.
Setelahnya alur novel berjalan datar. N-ou pergi berpetualang mencari asal muasal si Putih di Distrik Gunung-Gunung Terlarang, Klan Bulan.
Dan Bibi Gill menemui Raib, Seli, dan Ali. Memberitahukan rencananya untuk membuka portal menuju Klan Aldebaran. Motif utamanya adalah memulangkan Cwaz dan Ceros. Untuk membuka portal ke Aldebaran membutuhkan kesukarelaan kelima pemakai pusaka Aldebaran. Raib dan Seli memakainya. Ceros yang menerimanya dari Ali. N-ou yang memiliki Sarung Tangan Polaris. Dan Batozar yang menggunakan Sarung Tangan Komet Minor.
Setelah Raib dan Seli menyetujuinya. Berkelanalah Bibi Gill menemui N-ou, Batozar, dan petinggi-petinggi Klan lain. Karena ini adalah ekspedisi besar. Bibi Gill meminta tokoh-tokoh penting ikut serta. Dan bagaimana petualangan di Klan Aldebaran? Nantikan di bagian kedua.