Real Madrid memastikan diri memenangkan gelar UCL ke 15 setelah mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 di partai puncak yang diselenggarakan di stadion Wembley, London.
Dengan gelar ini, Madrid semakin mempertegas statusnya sebagai raja eropa sekaligus menegaskan dominasinya di kompetisi UCL sepuluh tahun terkahir.
Madrid memenangkan pertandingan dengan gayanya yang khas. Setelah dibombardir serangan di babak pertama. Madrid menunjukkan taringnya di babak kedua dengan mencetak gol telat. Masing-masing dicetak Carvajal di menit ke 74 dan Vinicius di menit 83.
Sementara Dortmund kembali menjadi pesakitan. Setelah gagal juara di tahun 2012 era Klopp. Tahun ini kembali takluk pada raja eropa, Real Madrid.
*****
Dortmund memang tidak diunggulkan menang pada pertandingan kali ini. Bisa dipastikan. Hampir semua rumah judi menempatkan Madrid pada posisi unggul. Namun Dortmund bukan tanpa ancaman.
Di babak pertama justru Madrid yang dalam posisi tertekan. Walaupun kalah penguasaan bola, Dortmund mampu memberikan ancaman serius. Statistik Sofascore mencatat xG Dortmund dan Madrid berbanding 1.68 : 0.09.
Tercatat dua peluang emas Dortmund dibuat oleh Adeyemi dan Fullkrug namun gagal berbuah gol.
Di menit 21, ketika Adeyemi berhasil lolos dari jebakan offside dan mengelabui Cortouis. Namun sayang tendangan pelannya hanya melebar dari gawang Madrid.
Tidak lama berselang peluang kembali datang bagi Dortmund lewat Fullkrug. Namun sayang sontekannya hanya membentur tiang gawang. Babak pertama ditutup dengan skor kacamata.

Di babak kedua Madrid mulai masuk ke mode buas. Diawali tendangan bebas Kroos ke pojok gawang Madrid yang berhasil diblok Kobel. Kemudian sepakan Carvajal yang membentur kaki lawan sebelum diamankan Kobel.
Dan akhirnya gol tercipta di menit 74. Sepak pojok yang diambil Kroos berhasil dikonversi menjadi gol oleh sundulan Carvajal.
Belum cukup satu. Madrid kembali menambah gol lagi di menit 83 melalui Vinicius. Vinicius yang dalam posisi bebas berhasil menuntaskan umpan terobosan dari Bellingham. Skor berubah 2-0.
Asa Dortmund sempat menyala lewat tandukan Fullkrug di menit 88. Namun sayang hakim garis mengangkat bendera tanda offside.
Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan. Real Madrid menjuarai UCL 2023/2024.
*****
Hasil ini menjadi luka perih bagi Dortmund. Bagaimana tidak. Dortmund seharusnya bisa membunuh sang raksasa andaikata berhasil memaksimalkan peluang emas di babak pertama. Ya, walaupun Madrid biasanya ngejar di akhir babak kedua dengan gaya khasnya. Paling tidak dengan memaksimalkan peluang di babak pertama, bisa sedikit membantu tim untuk menekan Madrid.
Dan Madrid. Seperti yang kita semua sudah tahu. Sebuah tim yang hobi mencetak gol di menit-menit akhir. Dan malam ini kembali memperlihatkannya. Dan apesnya, Dortmund yang menjadi korbannya.
Setelah hancur lebur di tingkat domestik. Hanya menempati peringkat 5 Bundesliga dan tersingkir di babak 16 besar DFB Pokal. Dortmund mencari pelipur lara di UCL. Namun sayang harus menghadapi rajanya kompetisi. Dan hasilnya sesuai prediksi rumah judi, Madrid menang, Dortmund kalah.
*****
Dengan hasil ini. Don Carlo dan Madrid semakin memantapkan diri sebagai pelatih dan tim terbanyak yang memenangkan UCL.
Total Carletto memenangkan 5 UCL, 2 bersama AC Milan dan 3 bersama Madrid. Dan Madrid. Seperti yang sudah kita tahu, memenangkan gelar ke 15-nya. Teraput 8 trofi dengan tim dibawahnya AC Milan.

Empat pemain Madrid juga mencatatkan sejarah emas dengan memenangkan 6 UCL. Modric, Kroos, Nacho, dan Carvajal menyamai rekor yang dibuat Paco Gento.
Dan Kroos berhasil mewujudkan impiannya dengan pensiun di posisi terhormat. Kroos menutup karir dengan memenangkan La Liga, UCL, dan Super Cup. Aah, sungguh indah pensiunmu Kroos.

Selamat untuk Real Madrid dan fans.