Aku ini orang yang buruk. Aku ini orang yang berhati busuk.
Tiap kali seorang manusia memberikan kebaikan padaku, hatiku seakan berat menerima itu. Mengingat bahwa mereka telah menjalani kehidupan yang lebih baik padaku. Sedangkan aku disini, sebenarnya tidak membutuhkan rasa kasihan dari orang-orang beruntung itu.
Aku adalah manusia berhati busuk.
Pantas hati dan perasaan ini dibuang ke tempat pembuangan sampah saja. Aku tidak membutuhkan rasa kasihan dari orang yang lebih baik dariku.
Aku adalah manusia berhati busuk.
Tetapi ku coba melihat kembali, dengan memakai hatiku teramat dalam. Bahwa mereka adalah manusia yang memiliki naluri untuk melindungi. Bukan hanya untuk melindungi diri mereka sendiri, tetapi juga melindungi orang yang mereka temui, sayangi, atau kasihi. Mereka melindungiku dari segala kesedihan yang mengancam akibat kekalahan yang mendatang. Itulah niat mereka yang sebenarnya.
Aku adalah manusia berhati busuk.
Mengartikan bahwa tindakan mereka semata-mata terjadi karena kebahagiaan atas kemenangan mereka sendiri, oleh karena itu mereka mengasihaniku.
Aku adalah manusia berhati busuk.
-Ryuuna