{"id":693,"date":"2024-10-22T14:06:15","date_gmt":"2024-10-22T07:06:15","guid":{"rendered":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=693"},"modified":"2024-10-22T14:06:15","modified_gmt":"2024-10-22T07:06:15","slug":"bersenang-senang-bersama-flick","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=693","title":{"rendered":"Bersenang-Senang Bersama Flick"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"820\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/riunmunir.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/ClipDown.App_464161144_18506553616023674_2114792309362325012_n-820x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-704\" style=\"width:513px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/riunmunir.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/ClipDown.App_464161144_18506553616023674_2114792309362325012_n-820x1024.jpg 820w, https:\/\/riunmunir.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/ClipDown.App_464161144_18506553616023674_2114792309362325012_n-240x300.jpg 240w, https:\/\/riunmunir.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/ClipDown.App_464161144_18506553616023674_2114792309362325012_n-768x959.jpg 768w, https:\/\/riunmunir.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/ClipDown.App_464161144_18506553616023674_2114792309362325012_n-1229x1536.jpg 1229w, https:\/\/riunmunir.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/ClipDown.App_464161144_18506553616023674_2114792309362325012_n-1024x1279.jpg 1024w, https:\/\/riunmunir.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/ClipDown.App_464161144_18506553616023674_2114792309362325012_n.jpg 1440w\" sizes=\"auto, (max-width: 820px) 100vw, 820px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">FC Barcelona kembali berpesta. Kali ini Sevilla menjadi santapan utama pesta Barca. Pesta memang kata yang dekat dengan Barcelona musim ini, setelah musim lalu yang suram bersama Xavi Hernandez. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejauh ini kedatangan Hansi Flick membawa perubahan positif pada tim dan performa di lapangan. Kemanangan demi kemenangan diraih. Tidak jarang kemenangan diraih dengan skor besar. Performa pemain pun seturut dengan performa tim. Pemain-pemain meningkat performanya. Paling kentara tentu lini serang: Lewandowski dan Rapinha. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lewandowski seperti mengingat lagi caranya mencetak gol setelah musim lalu lupa caranya mencetak gol. Sekarang Lewa memuncaki daftar top skor sementara La Liga dengan 12 gol. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rapinha yang musim lalu tampil angin-anginan, musim ini mulai mendapatkan performa yang konsisten. Menjadi andalan lini depan Barca. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan tentu saja Lamine Yamal, pemain muda wonder kid baru Barca baru saja meraih pemain terbaik bulan September 2024 Liga Spanyol. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Musim ini pendukung Barca memang keseringan senyum sampe kering tuh bibir. Flick benar-benar membuktikan kesaktiannya. Dalam 10 pertandingan awal liga, Barca telah mencetak 33 gol. Hanya kalah 1 gol dari musim paling produktif Barca 2008\/09 di era Guardiola. Ketika itu Barca mencetak 34 gol dalam 10 pertandingan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barcelona menemukan sentuhan terbaiknya musim ini setalah melalui musim yang stres bersama Xavi. Musim lalu memang benar-benar musim yang stres bagi pendukung Barca. Saya sendiri malah sudah malas nonton Barca waktu itu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stres itu bisa terlihat dengan nyata di lapangan. Para pemain seperti kebingungan menembus celah pertahanan lawan. Main-main umpan pendek khas tiki-taka, crossing, gagal. Diserang balik, eh malah kebobolan. Sudah kebobolan, ngejar defisit gol pun susah. Akhirnya kalah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Permainan Barca di bawah komando Xavi memang terlihat seperti orang stres. Seperti tidak tahu gimana caranya mencetak gol walaupun sudah punya penyerang top macam Lewandowski. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal itu terbukti. Produktifitas Lewa sebagai penyerang turun dari 33 gol di musim 2022\/23 menjadi 26 gol di musim 2023\/24, padahal pertandingan yang dimainkan lebih banyak (46 berbanding 49).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semembosankan itulah Barca ditangan Xavi. Tapi kan Xavi berhasil memenangkan La Liga di musim penuh pertamanya. Ya benar. Sebab itu tertolong karena Madrid dan Atletico juga lagi pada bagong aja mainnya. Di UCL tetap saja mati kutu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Musim lalu ketika Madrid memperlihatkan taringnya, ditambah kedatangan Bellingham. Jadilah Barca menjadi tim sampah di La Liga. Finis di posisi kedua beda 4 poin dengan underdog, Girona. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Musim ini Madrid malah tambah mengerikan dengan kedatangan Mbappe. Pemain muda, mahal, terbaik, dan sedang di puncak karir berkumpul di Madrid. Bayangkan saja 3 dari 4 pemain termahal dunia semuanya ada di Madrid. Mbappe, Vini, dan Rodrygo di depan. Bellingham, Valverde, Camavinga di tengah. Di belakang ada Rudiger, Militao. Kipernya Courtois. Aah ngerilah kalo lihat Madrid. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekarang mari lihat Barca. Rekrutan termahal Barca musim adalah Dani Olmo. Didatangkan dari RB Leipzig seharga 55 juta euro. Sejauh ini Olmo menunjukkan performa yang pantas dengan harga segitu sebelum dihantan cedera. Namun rekrutan terbaik Barca musim ini sudah pasti Hansi Flick. Pelatih yang mampu menyamai gelar sextuple Barca. Sekaligus membawa Munchen meraih treble keduanya&#8211;lagi-lagi menyamai Barca. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alih-alih membangun tim dengan pemain bintang berharga mahal. Flick justru memilih jalan yang Barca banget, mengorbitkan pemain muda dari akademi. Tercatat ada 4 pemain akademi yang diorbitkan oleh Flick: Gerard Martin, Hector Fort, Marc Casado, dan Marc Bernal. Sisanya didatangkan dari klub luar. Ada Eric Garcia, Ansu Fati, Dani Olmo, Pablo Torre, dan Pau Victor. Semuanya adalah pemain muda. Paling tua adalah Dani Olmo, 26 tahun. Dan satu terakhir pembelian darurat adalah Szczesny, 34 tahun. Untuk menambal pos kiper yang ditinggalkan Ter Stegen karena cedera parah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barca memang belum sepenuhnya melalui badai cedera. Selain Ter Stegen. Ada juga Araujo, Christensen, Eric Garcia, Marc Bernal, dan Ferran Torres yang masuk ruang perawatan. Dan yang baru pulih dari cedera ada Gavi dan De Jong yang baru memainkan satu pertandingan pasca pulih dari cedera. Khusus Gavi, De Jong, dan Araujo selalu menempati starting eleven di masa Xavi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun Barca-nya Flick belum sepenuhnya teruji sebab belum melawan tim-tim besar dan juga kompetisi belum jalan setengahnya. Menjadi pertanyaan apakah Barca-nya Flick juga mampu menampilkan permainan ganas ketika melawan tim besar. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kekhawatiran itu berasal dari pertandingan petama UCL musim ini. Barcelona kalah 2-1 melawan Monaco.  Barca bahkan kalah penguasaan bola (44%) yang justru biasanya menjadi keunggulan. Maka ujian berat sudah menunggu di depan mata. Lawannya adalah Munchen dan Madrid. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika Barca mampu melewati dua lawan berat ini dengan kemenangan, apalagi jika kemenangan besar. Maka harapan baru itu akan tetap menyala. Bahwa Barca musim ini tidak akan mengakhiri musim tanpa gelar seperti musim lalu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun jika akhirnya ternyata kalah. Berarti masih ada PR besar yang harus diselesaikan Flick beserta stafnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Patut ditunggu. Masihkah fans Barca bersenang-senang dengan Flick pekan ini. Atau jangan-jangan menangis bersama meratapi nasib. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FC Barcelona kembali berpesta. Kali ini Sevilla menjadi santapan utama pesta Barca. Pesta memang kata yang dekat dengan Barcelona musim ini, setelah musim lalu yang suram bersama Xavi Hernandez. Sejauh ini kedatangan Hansi Flick membawa perubahan positif pada tim dan performa di lapangan. Kemanangan demi kemenangan diraih. Tidak jarang kemenangan diraih dengan skor besar. Performa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-693","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=693"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/693\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":705,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/693\/revisions\/705"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}