{"id":620,"date":"2024-10-01T11:13:48","date_gmt":"2024-10-01T04:13:48","guid":{"rendered":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=620"},"modified":"2024-10-01T11:13:48","modified_gmt":"2024-10-01T04:13:48","slug":"marketing-wifi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=620","title":{"rendered":"Marketing Wifi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sudah pasang wifi pak?&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Wifinya pake apa pak?&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sebulan habis berapa wifinya?&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pasang saja dulu pak, nanti bayarnya belakangan tidak apa-apa&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalimat-kalimat di atas sering sekali dilontarkan oleh marketing wifi yang berkeliling di kompleks perumahan saya. Jika dipadukan dengan bahasa tubuh dan raut wajah si om wifi, maka terlihat beban berat yang ditanggung oleh para marketing wifi, sekaligus menggambarkan kerasnya persaingan usaha perwifian di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana tidak. Pernah suatu kali saya ditawari wifi gratis tanpa perlu bayar. Nawarinya pun pake muka memelas. Sebenarnya kasihan lihatnya. Mau tak ambil tawarannya, tapi sakno juga kalau dia yang bayari. Sudah dia yang nawari, dia yang pasang, dia juga yang bayari. Yo sakno. Serba salah jadinya. Mau terima uangnya sendiri habis, gak mau terima juga pasti dianya kena punishment dari kantornya karena tidak mencapai target penjualan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belum lagi mereka jam operasinya paling sering sore hari di akhir pekan. Waktu yang paling pas di habiskan dengan keluarga, mereka justru berjibaku dengan target-target penjualan. Tapi mau gimana lagi namanya juga pekerjaan. Setiap pekerjaan memang ada resikonya masing-masing. Kadang saya mikir, kok ada saja orang yang mau kerja jadi marketing wifi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sesungguhnya saya tidak begitu tau seluk beluk bisnis dan alur kerja wifi. Namun melihat realita marketing mereka yang seperti itu, itu sudah cukup menggambarkan secara terang kerasnya bisnis ini seperti apa. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Segala jurus sudah dikeluarkan si marketing namun apa daya tidak ada pelanggan yang tertarik. Sampai akhirnya jurus pamungkas dikeluarkan: gratesno pelanggan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Paling tidak itu bisa dibaca dua hal: mandeknya ide marketing sehingga tidak tahu lagi bagaimana caranya menarik pelanggan dan kuatnya tekanan dari atasan kepada tim marketing. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya mungkin tertarik pada sisi tekanan dari atasan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekarang kita bertanya tekanan seperti apa yang diterima oleh tim marketing sehingga berani menggratiskan pemasangan wifi? Jelas tekanannya kuat dan bisa jadi ada punishment juga mengiringi. Tidak mungkin tim marketing mau mengeluarkan biaya dari kantong pribadinya sendiri untuk mbayari orang masang wifi gratis tanpa adanya alasan yang kuat. Tindakan itu pun bisa jadi dia putuskan setelah melakukan perhitungan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Daripada bayari denda, mending bayari orang pasang wifi saja. Memang lebih besar bayari orang pasang wifi, tapi selisihnya tidak seberapa. Positifnya malah tidak dapat marah dari bos&#8221; Itu dialog imajiner sih. Bukan alasan dari orangnya langsung. Hehehe..<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang itu dialog imajiner, tapi tidak menutup kemungkinan bisa saja benar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Belum lagi soal budaya kantor. Budaya kantor yang kurang bersahabat juga bisa menjadi alasan orang-orang mengambil keputusan yang sulit. Entah atasanya yang terlalu menekan, atau lingkungan kerja sendiri yang sudah tidak nyaman. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesemuanya menjadi terakumulasi jadi satu. Dan tinggal menunggu waktu saja bomnya meledak. Berupa tindakan-tindakan nekat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aah repotlah memang jadi orang dewasa. Tanggung jawabnya sudah seabrek. Dikejar deadline. Apresiasi yang tidak seberapa tapi punishmentnya tidak kira-kira. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rasanya pengen balik jadi anak kecil lagi. Bebas main sana-sini gak mikirin besok anak istri makan apa. Gak mikirin tunggakan cicilan. Dan juga gak mikirin &#8220;sudah pasang wifi belum pak?&#8221;.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Sudah pasang wifi pak?&#8221; &#8220;Wifinya pake apa pak?&#8221; &#8220;Sebulan habis berapa wifinya?&#8221; &#8220;Pasang saja dulu pak, nanti bayarnya belakangan tidak apa-apa&#8221; Kalimat-kalimat di atas sering sekali dilontarkan oleh marketing wifi yang berkeliling di kompleks perumahan saya. Jika dipadukan dengan bahasa tubuh dan raut wajah si om wifi, maka terlihat beban berat yang ditanggung oleh para [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-620","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=620"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/620\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":643,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/620\/revisions\/643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}