{"id":568,"date":"2024-09-09T15:07:18","date_gmt":"2024-09-09T08:07:18","guid":{"rendered":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=568"},"modified":"2024-09-09T15:07:18","modified_gmt":"2024-09-09T08:07:18","slug":"sepak-terjang-munir-di-film-kiri-hijau-kanan-merah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=568","title":{"rendered":"Sepak Terjang Munir di Film Kiri Hijau Kanan Merah"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">7 September 2024. Tujuh tahun berlalu sejak kematian Munir, salah satu aktivis pembela HAM yang cukup dihormati di Indonesia. Namun belum ada titik terang siapa otak di balik pembunuhan Munir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\">*****<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Film Kiri Hijau Kanan Merah adalah karya dari Watcdoc Documentary. Sebuah production house yang didirikan salah satunya oleh Dandhy Dwi Laksono tahun 2009. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Film dokumenter Kiri Hijau Kanan Merah menceritakan secara kronologi kehidupan Munir Said Thalib si Aktivis HAM. Mulai dari kehidupan masa kecilnya di Batu sampai kematian menjemputnya di udara pada 7 September 2004.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemilihan judulnya juga cukup unik: Kiri Hijau Kanan Merah. Orang-orang yang bergelut di dunia aktivis tentu paham apa maksud makna itu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kiri itu berarti progresif dan kanan berarti konservatif. Tapi yang membingungkan adalah warnanya. Kenapa hijau berdampingan dengan kiri dan merah berdampingan dengan kanan? Seharusnya terbalik: Kiri Merah Kanan Hijau. Sebab hijau identik dengan agama yang berhaluan konservatif. Dan merah identik dengan sosialis yang berhaluan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selesai menonton barulah paham kenapa pemilihan judulnya seperti itu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orang seperti Munir jelas adalah sosialis. Memiliki pikiran yang egaliter dan pendobrak khas pemikiran sosialis. Namun ternyata Munir juga adalah seorang aktivis Islam. Tercatat Munir adalah kader HMI dan juga mempunya kartu anggota Al Irsyad. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika menjadi Ketua Senat semasa mahasiswa, Munir juga pernah mengirimkan utusan untuk seminar tentang Palestina. Padahal di masa itu isu Palestina belum sehangat sekarang. Tapi Munir dengan yakinnya mengirimkan wakil. Itu menunjukkan pemikiran progresif Munir. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Munir menjadi fenomenal sebab dia berani menantang penguasa di zaman orde baru. Kita semua tentu tahu sendiri betapa kejam dan otoriternya rezim orde baru. Maka jika ada orang yang berani melawan rezim saat itu jelas orang itu bukanlah orang sembarangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan orang sembarangan bukan berarti dia punya bekingan entah pungusaha atau penguasa di belakanganya. Orang ini bahkan tidak punya bekingan apa-apa. Satu-satu yang menjadi bekingannya adalah tekad jiwa murni yang begitu kuat melawan ketidakadilan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Munir seperti tidak peduli dengan hidupnya. Apakah dia masih bisa menghirup udara segar besok hari atau tidak. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seakan tidak peduli juga dengan anak istrinya. Munir dengan tegap berdiri melawan penindasan dan ketidakadilan penguasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka penguasa pun gerah dengan tindak tanduk Munir. Di film pun diceritakan, pernah satu kali aparat datang ke kantor Munir dan mencarinya. Kebetulan yang ditemui waktu itu adalah Munir sendiri. Ketika ditanyai sama intel &#8220;Munir di mana?&#8221;, dengan santi dijawab &#8220;Munir tidak ada.&#8221;&#8211;entah jawaban itu lahir dari keberanian atau ketakutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Munir sebenarnya bukan siswa yang begitu cerdas. Mulai dari SD sampai SMA nilai-nilainya tidaklah menonjol. Temannya sendiri mengatakan bahwa Munir sudah gak bisa ngikuti kalau pembahasannya sudah terlalu tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal yang menonjol dari Munir adalah kesenangannya berdiskusi dan sikap ngeyel. Entah sadar atau tidak, Munir pun memilih kuliah di jalur hukum. Dan akhirnya merintis karir pun di jalur hukum. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Benar. Munir adalah manusia seperti kita kebanyakan. Belajar dan bekerjasa seperti biasanya. Tidak bodoh juga tidak begitu cerdas. Namun yang membedakan adalah keberanian jiwa dan tekad baja. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7 September 2024. Tujuh tahun berlalu sejak kematian Munir, salah satu aktivis pembela HAM yang cukup dihormati di Indonesia. Namun belum ada titik terang siapa otak di balik pembunuhan Munir. ***** Film Kiri Hijau Kanan Merah adalah karya dari Watcdoc Documentary. Sebuah production house yang didirikan salah satunya oleh Dandhy Dwi Laksono tahun 2009. Film [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-568","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/568","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=568"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/568\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":569,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/568\/revisions\/569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=568"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=568"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=568"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}