{"id":531,"date":"2024-08-31T12:54:53","date_gmt":"2024-08-31T05:54:53","guid":{"rendered":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=531"},"modified":"2024-09-02T09:49:04","modified_gmt":"2024-09-02T02:49:04","slug":"mengapa-kau-harus-mencoba-merantau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=531","title":{"rendered":"Mengapa Kau Harus Mencoba Merantau"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernah merantau gak? Kalau gak pernah, coba lah sekali-kali merantau. Supaya kau tidak merasa menjadi raja. Agar kau tahu kalau dunia tidak hanya sebesar kampungmu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya orang perantau. Sudah 8 tahun saya merantau sejak tahun 2016 sampai sekarang. Dalam 8 tahun itu saya memahami bahwa merantau adalah salah satu cara memahami manusia dengan beragam bentuk dan perilakunya. Perjalanan itu akan membentuk, melatih, dan menempa diri. Juga mengikis salah satu sifat busuk yang ada dalam diri manusia: sikap sombong. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika kau merantau, kau baru saja melihat dunia baru. Dunia yang tidak pernah kau saksikan sebelumnya. Bahkan dunia yang belum pernah hadir dalam imajimu sejak kau pandai melangkah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saking barunya dunia itu, kau bahkan berdecak kagum, &#8220;ternyata ada dunia seperti ini di kehidupan nyata&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya dunianya. Manusianya pun lebih mengagetkan lagi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kau akan menemukan manusia dengan berbagai macam karakteristiknya. Manusia tidak lepas dengan budaya. Maka kau juga menemukan budaya yang betul-betul berbeda. Budaya yang tidak pernah kau saksikan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alam dan buminya pun tidak kalah menakjubkan. Anak laut akan kaget kalau hidup di pegunungan. Anak gunung pun juga akan takjub ketika hidup di keluarga nelayan di pinggir laut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Interaksi antar manusia pun tidak kalah heran. Orang Sulawesi akan heran melihat kebiasaan orang Jawa yang selalu menyapa walau tidak saling kenal. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orang Jawa pun akan menganggap orang Sulawesi itu sombong hanya karena tidak mau menyapa. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Orang Jawa selalu mengira orang Makassar itu kasar. Bukan karena ada kata &#8220;kassar&#8221; di Makassar, melainkan karena orang Makassar kalo ngomong kayak orang marah. Padahal tidak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang orang Makassar kalo ngomong kayak gitu. Kebiasannya sudah begitu dari dulu. Namun itu bukan berarti si Makassar ini kasar atau lagi marah. Tidak. Sama sekali tidak. Itu normal. Tidak ada yang salah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti itulah serba-serbi merantau. Kau akan menemukan begitu banyak hal-hal baru. Semua yang tidak pernah ada di kampung halamanmu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itu semua membuatmu sadar betapa kecilnya dirimu. Betapa dirimu hanyalah debu-debu yang berserakan. Tidak ada artinya. Menjadikan rasa inferiormu terus menjadi-jadi karena melihat hal-hal menakjubkan.  <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika kau sadar bahwa kau inferior, di situlah kau mulai belajar dan memahami. Mengejar keteringgalanmu, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kau yang di kampung merasa paling pintar, pindah ke kota atau ke luar negeri akan menemukan banyak orang yang lebih pintar. Maka kau belajar untuk mengejar keteringgalanmu. Kau punya waktu dan kesempatan untuk belajar, maka belajarlah, kejarlah ketertinggalanmu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kau pindah ke suatu masyarakat yang memiliki budaya jauh berbeda. Boleh kau tidak sepakat dengan kebudayaan setempat. Tidak jadi masalah. Namun bukan berarti kau harus kontra dengan kebudayaan itu. Kalaupun kau kontra, terus kau mau apa anak baru? Ya sudah biarkan saja. Kenapa harus pusing-pusing pikirkan terlalu jauh. Kalu diajak? Tolak saja secara halus. Apa sushanya. Kalau mau ikut? Ya ikut saja selama prinsipnya tidak bertentangan dengan prinsipmu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan rantau akan menjadikanmu manusia pembelajar. Mengejar ketertinggalan dari orang-orang yang lebih pandai darimu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan rantau akan menjadikanmu manusia bijak. Menemukan begitu banyak budaya baru. Memahami budaya itu dan juga interaksi manusia dengan budayanya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kau sadar bahwa manusia memang beragam. Tidak ada yang bisa kau lakukan dengan budaya itu kecuali memahaminya dan mengambil makna. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari situ kau paham arti toleransi yang sebenarnya. Bahwa toleransi adalah pembiaran. Pembiaran atas semua yang kau tidak sepaham. Selama tidak menggangu kehidupanmu, tidak mengancam jiwa, harta, keluargam, dan kehormatanmu. Ya sudah biarkan saja. Itulah toleransi yang sebenarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hidup sendiri di tengah orang-orang asing juga akan melatih dirimu. Membuatmu menjadi lebih tangguh. Karena kau sadar tidak ada satu orang pun yang akan membantumu&#8211;karena kau bukan siapa-siapa, maka kau akan bergerak. Kau akan berusaha. Semua akan kau lakukan untuk kelangsungan hidupmu dan eksistensi sosialmu. Karena kau sadar tidak ada yang membantumu selain dirimu sendiri. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Begitulah kehidupan merantau makanya coba lah sekali-kali merantau. Dunia ini begitu luas. Banyak yang belum kau lihat. Banyak yang belum kau kunjungi. Lihat alamnya dan lihat manusianya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Coba sesekali kau memperhatikan tingkah laku manusia. Kadang kau berpikir &#8220;kok bisa mereka berbuat seperti itu?&#8221;. Begitulah manusia. Manusia dengan pola pikirnya memang unik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Merantau adalah seni memahami manusia. Sampai kau sadar bahwa manusia memang seperti itu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perantauan akan membentuk dan melatih dirimu menjadi manusia yang bijaksana. Kau tidak lagi berlaku sombong karena kau sadar memang tidak ada yang patut disombongkan dari dirimu. Maka sekejap, runtuhlah raja kecil dan sikap pongah dalam dirimu. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah merantau gak? Kalau gak pernah, coba lah sekali-kali merantau. Supaya kau tidak merasa menjadi raja. Agar kau tahu kalau dunia tidak hanya sebesar kampungmu. Saya orang perantau. Sudah 8 tahun saya merantau sejak tahun 2016 sampai sekarang. Dalam 8 tahun itu saya memahami bahwa merantau adalah salah satu cara memahami manusia dengan beragam bentuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-531","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=531"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/531\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":536,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/531\/revisions\/536"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}