{"id":488,"date":"2024-08-19T12:20:44","date_gmt":"2024-08-19T05:20:44","guid":{"rendered":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=488"},"modified":"2024-08-19T12:20:44","modified_gmt":"2024-08-19T05:20:44","slug":"politik-hari-ini-hanyalah-perebutan-kekuasaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=488","title":{"rendered":"Politik Hari Ini Hanyalah Perebutan Kekuasaan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti inilah kenyataan hari ini. Kontestasi politik hanyalah dimaknai sebagai ajang perebutan kekuasaan semata. Tidak untuk mecari solusi atas permasalahan yang dihadapi. Akibatnya masyarakat tiap hari hanya disuguhi drama politik para elit tanpa pernah kita tahu apa ide dan solusi yang mereka tawarkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada tarung gagasan antar kubu. Tidak ada dialektika terjadi. Atau mungkin memang inilah yang dikehendaki oleh elit politik. Sebab ini memang lebih seru dan lebih seksi untuk dibahas. Ketimbang membahas permasalahan dan solusi nanti malah dibantai oleh netizen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu persatu anggota Koalisi Perubahan meninggalkan Anies Baswedan dalam laga Pilkada Jakarta. Padahal Anies sendiri dalam banyak survei selalu kokoh menempati posisi teratas. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PKS jauh-jauh hari sudah meninggalkan Anies setelah paket AMAN (Anies Baswedan-Sohibyul Iman) gagal terwujud.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nasdem pun meninggalkan Anies setelah Surya Paloh bertemu dengan Prabowo Subianto. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Iya, jelas itu, saya sudah beritahu Pak Anies. Pak Anies, Anda sebagai adik ini bukan momen Anda untuk maju pada Pilkada Jakarta Raya,&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terbaru PKB pun meninggalkan Anies melalui konfirmasi dari Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudah jelas, menjauhnya PKS, Nasdem, dan PKB dari Anies tidak bisa lepas dari hitung-hitungan dan motif politik, bukan atas dasar track record dan kinerja Anies. Dan mungkin&#8230; ada invisible hand yang bekerja. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada alasan bagi ketiga partai itu tidak mengusung Anies. Mereka sudah bekerja sama sejak kontestasi Pilpres kemarin. Maka kenapa tidak &#8220;hanya&#8221; untuk kontestasi selevel Pilkada mereka pun bekerjasama. Tentu tidak masalah seharusnya. Toh elektabilitas Anies tidak pernah bergeser dari posisi puncak. Tapi kenapa bisa buyar?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kritik terbesar tentu menyasar kepada PKS. Surya Paloh dan Cak Imin tahu sendirilah politisi seperti apa, pragmatis. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PKS yang selama 10 tahun terakhir konsisten menjadi opisisi, terlihat enggan melanjutkan perannya di masa mendatang. Secara terang-terangan bahkan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, <a href=\"https:\/\/news.detik.com\/pemilu\/d-7463897\/reaksi-senyum-senyum-prabowo-kala-pks-berkelakar-minta-diajak-gabung\/1\">minta diajak bergabung<\/a> ke Koalisi Gerindra.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka bisa dipahami mengapa PKS mencabut dukungannya kepada Anies. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suramnya nasib Anies dalam Pilkada Jakarta kali ini sebenarnya tidak bisa lepas juga dari manuver PKS. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PKS terlalu sombong dengan statusnya sebagai juara legislatif di Jakarta. Dengan percaya diri jauh-jauh hari PKS mengusulkan paket AMAN tanpa ada komunikasi dengan partai koalisi perubahan. Dan sok-sokan mengultimatum Anies untuk mencari teman koalisi untuk paket ini&#8211;padahal urusan koalisi juga kan juga seharusnya menjadi urusannya PKS, bukan Anies semata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bisa dipahami jika kemudian Nasdem dan PKB merasa keki dengan sikap PKS yang melakukan deklarasi sepihak tanpa ada komunikasi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan sama-sama kita tahu, akhirnya PKB dan Nasdem memutuskan untuk mengalihkan dukungan mereka ke Ridwan Kamil, calon dari Koalisi Indonesia Maju (KIM). <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Partai-partai KIM yang dimotori Gerindra sendiri tidak kalah akal juga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tahu PKS adalah pemenang legistatif Jakarta. Dengan cerdiknya mereka menggoda PKS yang syahwat poltiknya semakin konak, dengan menggandeng Siswono, kader PKS, menjadi wakil RK&#8211;tunggu saja deklarasinya malam ini. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ya, seperti inilah realita politik hari ini. Tiap hari drama demi drama disajikan&#8211;drama perbutan kekuasaan. Tidak ada edukasi politik. Tidak ada adu gagasan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua jalan bisa ditempuh untuk meraih kekuasaan. Mulai dari mencari teman koalisi sebanyak mungkin. Mengakomodasi semua kepentingan&#8211;terutama kepentingan orang berduit. Sampai merubah aturan main jika memang itu diperlukan untuk meriah kekuasaan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maka lupakanlah Indonesia Maju 2045 kawan. Cita-cita itu terlalu tinggi. Indonesia Emas butuh SDM yang kuat, bukan SDA yang banyak. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak ada gunanya SDA yang banyak namun SDM payah. Bukankah ini sudah menjadi cerita lama. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari dulu negara Indonesia diakui memiliki SDA yang melimpah. Toh SDA yang melimpah itu tidak pernah bisa dinikmati oleh masyarakat. Alih-alih menikmati, yang ada malah menjadi bencana. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lihat saja ke pasar. Indonesia yang katanya negara penghasil CPO terbesar di dunia, harga minyak gorengnya justru mencekik masyarakat kecil. Naiknya gampang, turunya susah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika memang melimpahnya SDA betul-betul dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Tidak mungkinlah harga minyak goreng segila itu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tinggal 21 tahun menuju 2045 dan kita berangkat dalam kondisi minus. Dengan pejebat-pejabat korup dan elit politik yang hanya bermain drama, sulit untuk melihat cahaya di ujung lorong. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indonesia Emas 2045 hanyalah sebatas lagu nina bobo, tidak lebih.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti inilah kenyataan hari ini. Kontestasi politik hanyalah dimaknai sebagai ajang perebutan kekuasaan semata. Tidak untuk mecari solusi atas permasalahan yang dihadapi. Akibatnya masyarakat tiap hari hanya disuguhi drama politik para elit tanpa pernah kita tahu apa ide dan solusi yang mereka tawarkan. Tidak ada tarung gagasan antar kubu. Tidak ada dialektika terjadi. Atau mungkin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-488","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=488"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/488\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":489,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/488\/revisions\/489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}