{"id":467,"date":"2024-08-13T17:17:45","date_gmt":"2024-08-13T10:17:45","guid":{"rendered":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=467"},"modified":"2024-08-13T17:17:45","modified_gmt":"2024-08-13T10:17:45","slug":"tidak-ada-gunanya-minta-maaf","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/riunmunir.com\/?p=467","title":{"rendered":"Tidak Ada Gunanya Minta Maaf"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sempat rame beberapa waktu lalu ketika Presiden Jokowi miminta maaf kepada rakyat atas semua kesalahan yang telah dilakukan selama beliau menjadi Presiden. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagiku permintaan maaf seperti ini tidak ada gunanya. Karena tidak akan berdampak apa-apa setelah permintaan maaf dihaturkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagian orang mungkin merasa tindakan ini adalah suatu tindakan yang positif dan patut diapresiasi. Namun bagiku tidak ada yang perlu diapresiasi dari hal-hal seperti ini. Karena toh setelah momen minta maaf selesai tidak akan terjadi perubahan kebijakan yang radikal. Lagian juga masa jabatan Presiden Jokowi akan berakhir pada Oktober tahun ini ketika Presiden terpilih, Prabowo Subianto dilantik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda meminta maaf itu berarti anda sadar bahwa telah melakukan kesalahan. Makanya anda minta maaf. Namun dalam dunia profesional, kata &#8220;maaf&#8221; sejatinya tidak begitu penting menurutku. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak begitu penting bukan berarti tindakan tersebut tidak boleh dilakukan. Tidak salah juga jika orang minta maaf. Namun masih lebih penting melakukan koreksi dan tidak melakukan kesalahan yang sama. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika tidak ada tindakan koreksi atau masih juga melakukan kesalahan yang sama maka permintaan maaf menjadi sia-sia, alias tidak ada gunanya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam menilai pejabat publik, sisi emosional sebaiknya dikesampingkan. Dan justru inilah yang menjadi penyakit masyarakat kita hari ini: terlalu emosional melihat pejabat publik. Akibatnya banyak orang-orang yang justru merasa tersinggung ketika pejabat publik idolanya dikritik. Bahkan parahnya ada saja orang-oran&#8211;masyarakat sipil&#8211;yang melaporkan ke polisi masyarakat sipil yang lain hanya karena pejabat idolanya dikritik. Terjadilah konflik horizontal. Padahal belum tentu juga si pejabat memikirkan si pelapor tadi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Begitulah ketika terlalu emosional melihat pejabat publik. Sakit hati sendirinya jadinya&#8211;padahal ya gak perlu sakit hati.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menilai pejabat publik haruslah dilihat dari sisi profesionalitas. Oleh karenanya wajar jika berbagai macam kritik, cacian, hinaan menerpa pejabat publik. Dan pejabat publik pun tidak perlu tersinggung dan sakit hati atas hinaan itu. Karena memang itulah resikonya menjadi pejabat publik. Jadi sudah saatnya melihat pejabat publik dari sisi profesionalitas, tidak sisi emosional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menilai dari sisi profesionalitas itu berarti menilai seseorang dari kinerjanya. Sama ketika anda mengeluhkan lamabatnya petugas PLN menagani padamnya listrik di lingkunganmu. Anda mengkritik bahakan tidak sering pula mencaci petugas PLN. Persis seperti itu pula anda harus mengeluhkan kinerja bupati dalam menjalankan roda pemerintahan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau ada program kerja tidak berjalan, janji-janjinya tidak ditepati. Di situlah anda harus mengkiritik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika gubernur melakukan perampasan lahan. Di situlah anda harus mengkritik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pejabat publik wajar jika melakukan kesalahan. Sama wajarnya jika rakyat mengkritik pejabat publik yang kinerjanya tidak beres. Itu adalah proses dinamika yang biasa dalam bermasyarakat. Dari proses itulah masyarakat bisa menjadi cerdas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan ketika pejabat publik melakukan kesalahan apa yang harus dilakukan? Sudah jelas. Dia harus melakukan koreksi atas kesalahannya dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Segampang itu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi maukah dia melakukan koreksi atas kesalahannya? Tidak tau juga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam banyak kasus, pejabat-pejabat di negeri ini merasa bahwa dia adalah makhluk paling tahu segala urusan-urusan di muka bumi ini. Kalau sudah seperti ini, akan sulit menasehatinya. Angel dikandani.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab dia merasa tahu mana yang benar dan mana yang salah. Dan dia tidak mungkin melakukan kesalahan&#8211;karena dia tahu mana yang benar dan mana yang salah. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lah kalau dia memang tidak merasa melakukan kesalahan, terus untuk apa dia minta maaf???<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sempat rame beberapa waktu lalu ketika Presiden Jokowi miminta maaf kepada rakyat atas semua kesalahan yang telah dilakukan selama beliau menjadi Presiden. Bagiku permintaan maaf seperti ini tidak ada gunanya. Karena tidak akan berdampak apa-apa setelah permintaan maaf dihaturkan. Sebagian orang mungkin merasa tindakan ini adalah suatu tindakan yang positif dan patut diapresiasi. Namun bagiku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-467","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/467","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=467"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/467\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":468,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/467\/revisions\/468"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=467"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=467"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/riunmunir.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=467"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}